nguri-uri budaya
sekilas pintas budaya jawa
Duduk dalam jajaran tamu kehormatan, para sentana Keraton Surakarta Hadiningrat, seperti GKR Wandansari dan KP Edy Wirabhumi, SH MM. Tampak Hadir dalam Acara tersebut, pejabat Ditjen Depdagri Jakarta, DR Muh Marwan MSi beserta rombongan dan Hj. Eny Kustiah SH,MSi, Istri Kepala Badan Diklat Depdagri. Nampak pula pejabat dilingkungan Setda Sragen, Assisten III Sekda Kab. Sragen Drs. Ruwiyatmo, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sragen, KRAT Drs Gatot Supadi, MBA, MM, Kepala Badan Diklat Kab. Sragen Drs. Sumarno, Msi, Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kab. Sragen, KRAT Wahyu Widayat Hadinagoro, SH, Msi dan Ketua Paguyuban Pakasa Sragen KRT Muharjo Hadinagoro, beserta seluruh camat se- Kabupaten Sragen. Acara tersebut juga dihadiri oleh seluruh anggota Pakasa Sragen.
Diiringi Gending Tumadhah yang dilantunkan oleh pradangga dan sindhen dari trah keluarga besar Keraton, rangkaian prosesi penganugerahan gelar Kanjeng Raden Aryo (KRA) kepada Drs. Wiyono, Msi dilaksanakan. Kekhidmatan mewarnai suasana, ketika para sentana Keraton menyerahkan kekancingan, samir, curiga (keris) Blarak Sinurut sebagai lambang derajat pangkat dan kewibawaan, songsong agung (payung) sebagai lambang pengayoman, tumbak (tombak) perlambang Kebijaksanaan dan Kawasesan dan teken (tongkat) simbol tuntunan dan keteladanan.
GKR Wandansari, yang mewakili Susuhunan Ingkang Sinuhun Kanjeng Paku Buwana XIII mengatakan, sejak tahun 1984 Paku Buwana XII menganugerahkan gelar kehormatan kepada para tokoh masyarakat yang telah berjasa pada pengembangan dan pelestarian budaya Jawa yang bersumber dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Sampai saat ini, ujar wanita yang akrab dipanggil Gusti Moeng itu, sudah ratusan orang yang dianugerahi gelar kehormatan. Tidak hanya terbatas di wilayah Jawa Tengah, penganugerahan gelar tersebut sampai wilayah luar jawa, bahkan luar negeri seperti Eropa, Australia, Jepang, dan Amerika. GKR Wandansari mengingatkan, penerima gelar menyandang konsekuensi yang tidak ringan. Selain harus dapat menjaga nama baik Keraton Surakarta Hadiningrat, juga membawa misi keraton untuk melestarikan budaya jawa yang adilihung.
Leave a Reply